INGIN TAHU TENTANG SUMSEL DAN INDONESIA BACA PALEMBANG POS ONLINE.....
TERIMA KASIH ANDA TELAH MENGUNJUNGI BLOK INI. LANJUTKAN....

Senin, 13 Februari 2012

Katak Mampu Meramal Gempa Bumi

Senin, 13 Februari 2012 |
Penelitian menunjukkan kodok di LAquila menghilang sebelum gempa terjadi.
Para ilmuwan mengatakan mereka mungkin telah menemukan cara katak memperkirakan gempa bumi.

Pada tahun 2009, katak-katak di LAquila, Italia menghilang dari kolam-kolam
setempat, tiga hari sebelum gempa besar. Para peneliti -dalam laporan yang diterbitkan di Jurnal Internasional untuk Penelitian Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat- mengatakan batu-batu di kerak Bumi mengeluarkan partikel bermuatan, sebelum gempa dan hal ini mempengaruhi air.

Para ilmuwan memperkirakan katak dapat mendeteksi perubahan ini sebelum lempeng tektonik bergeser. Tim yang dipimpin oleh Friedemann Freund dari NASA dan Rachel Grant dari Universitas Terbuka Inggris berharap hipotesis mereka ini dapat membantu pakar biologi dan geologi untuk bekerja sama mencari tahu bagaimana binatang mengetahui tanda-tanda gempa.

Amfibi dan ikan

Katak di LAquila bukan satu-satunya binatang yang berperilaku aneh sebelum
gempa. Sejumlah laporan menyebutkan reptil, amfibi, dan ikan juga berperilaku aneh sebelum gempa terjadi.

Pada 1975, di Haicheng, Cina, banyak orang yang melihat ular keluar dari sarangnya, satu bulan sebelum kota itu diguncang gempa. Pergerakan ular ini aneh karena biasanya binatang ini tidur lama di tengah musim dingin, dan keluar pada saat suhu membeku merupakan tindakan bunuh diri untuk binatang berdarah dingin ini.

Nona Grant, pakar biologi dari Universitas Terbuka, mengamati koloni katak di LAquila sebagai bagian dari penelitiannya."Sangat dramatis," katanya. "Dari 96 katak menjadi kosong dalam waktu tiga hari."

"Setelah itu saya dihubungi oleh NASA," tambahnya.

Eksodus katak

Para ilmuwan dari badan ruang angkasa Amerika Serikat tengah mempelajari
perubahan kimia yang terjadi saat bebatuan di perut bumi mengalami tekakan
besar.

Mereka juga tengah meneliti apakah perubahan itu terkait dengan eksodus masal katak. Pakar geofisika Friedemann Freund mengatakan bebatuan di kerak bumi yang mengalami tekanan besar, mengeluarkan partikel.

Partikel-partikel yang terlepas di udara saat mencapai permukaan Bumi menjadi molekul udara yang disebut ion.Perubahan kimia ini dapat mempengaruhi bahan organik yang larut di air dan menjadikan bahan ini beracun untuk binatang yang tinggal di air.

Mekanisme ini rumit dan para ilmuwan mengatakan proses ini perlu diuji lagi secara cermat. Namun Dr Grant mengatakan mekanisme ini adalah yang pertama sebagai "petunjuk gempa" yang dapat dirasakan oleh binatang.

Dr Freund mengatakan sikap binatang ini dapat menjadi salah satu dari sejumlah hal yang dapat digunakan sebagai petunjuk gempa. "Begitu kita mengerti semua sinyal ini dan melihat ada empat atau lima petunjuk yang mengarah pada hal yang sama, maka kita bisa memperkirakan sesuatu akan terjadi," kata Dr Freund kepada BBC Nature.

Nah.. katak saja mampu memprediksi datangnya gempa. Bagaimana dengan manusia? sebagai mahluk Tuhan yang paling sempurna, sebenarnya manusia juga memiliki kemampuan tersebut. Hanya saja dijaman modern ini, manusia
menuhankan rasionalitas dan melupakan karunia Tuhan yang disebut intuisi.

Padahal jika intuisi ini diasah, maka akan mampu memprediksi datangnya bahaya apapun. Caranya, dari usia anak-anak bisa melakukan pelatihan yang
disebut aktivasi otak tengah karena dari aktivasi ini, intuisi akan lebih kuat dan jika dilatih terus maka ketika dewasa intuisi tersebut masih akan aktif. Intuisi manusia akan berkurang atau hilang tatkala usia semakin dewasa jika tidak di stimulasi sejak dini.

Sumber: Indospiritual


Related Posts



0 komentar:

Posting Komentar

Mang Juhai di Facebook

Perlu Anda Tahu

MOTIVASI DBS

  • "Allah SWT tidak akan merubah nasib suatu kaum, sampai kaum tersebut merubah nasibnya sendiri"
  • "Orang sukses bukanlah orang yang tidak pernah gagal, tetapi orang sukses adalah orang yang paling banyak gagal namun terus bangkit dari kegagalan sehingga menjadi ahli dibidangnya"
  • "Hadapi, hayati & nikmatilah perjuangan Anda, karena sesudah kesulitan ada banyak kemudahan"
  • "Orang sukses jauh dari keluh kesah, malu, minder & putus asa!"
  • MERDEKA & GO FREEDOM!!!
  •  
    Copyright © PALEMBANG NEWS | Powered by Blogger | Template by Blog Go Blog